INOVASI DALAM SEBUAH BISNIS
Inovasi dalam suatu usaha
merupakan kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan. Hanya produk yang
inovatif yang akan mampu bertahan dari gempuran produk impor, karena
memiliki daya saing tinggi, khususnya produk-produk dari China.
Apabila upaya inovasi berhasil
dilakukan, maka akan mampu melesatkan omset hingga ratusan juta rupiah
dalam beberapa bulan saja, meskipun itu usaha baru.
Ide brilian untuk menciptakan produk
inovatif bisa datang dari mana saja, khususnya dengan melihat reaksi
pasar atau mengamati perilaku konsumen.
Terdapat 3 tahapan dalam inovasi, yaitu :
1. Inovasi untuk bertahan hidup
(survival). Pada tahap inovasi survival ini, perusahaan tidak terlalu
memikirkan apakah produknya akan ditiru oleh orang lain atau tidak.
2. Inovasi untuk meningkatkan daya
kompetisi. Pelaku usaha yang melakukan inovasi dengan niatan untuk
meningkatkan daya kompetisi sudah selangkah lebih maju pemikirannya,
sehingga ia berikir agar inovasi tersebut memiliki visi jangka pajang,
misalnya : membuat inovasi kemasan yang dapat membuat produk makanan
yang dihasilkan akan lebih awet dan tidak akan merubah rasa makanan
(tetap fresh).
3. Inovasi bisnis sebagai langkah untuk kemajuan perusahaan. Pada tahap ini sebaiknya inovasi sudah dipatenkan.
Siklus pertumbuhan sebuah produk
(Product Life Cycle) biasanya akan menurun setelah pasarnya
stagnan/jenuh, namun dengan adanya inovasi, sebuah produk akan bangkit
dan bertumbuh terus. Yang tak kalah penting, inovasi sangat bermanfaat
untuk memenangkan persaingan. Pelaku usaha yang melahirkan inovasi
ibarat mencuri start di saat belum banyak pelaku usaha lain yang
melakukannya.
Lihat saja Joyfresh International yang
menghadirkan inovasi spirtus berbentuk pasta yang lebih hemat, lebih
aman, dan ramah lingkungan. Berkat inovasinya itu, dalam waktu 4 bulan
saja, sudah bisa meraup omset Rp. 4 juta perbulan.
Berikut adalah 3 tips sukses melahirkan inovasi :
1. Buka mata dan telinga anda
baik-baik, lihatlah lingkungan sekitar. Buka jaringan yang luas untuk
mencari berbagai sumber informasi. Banyak kisah sukses, bahwa idea lahir
dari hal-hal yang simple, seperti : memberi kenyamanan lebih kepada
konsumen, memangkas biaya produksi melalui penciptaan kemasan yang lebih
kecil namun disukai oleh konsumen, dll
2. Melihat segala sesuatu bukan dari
masalahnya, tetapi membuat inovasi apa yang bisa diciptakan dari masalah
tersebut. Misalnya dari kondisi kemacetan dan kebutuhan masyarakat kota
besar, maka lahirlah inovasi usaha ‘delivery service’, juga kesibukan
para pasangan muda dalam berkarir, lahir lah inovasi usaha ‘day care’
(penitipan balita), dll
3. Teruslah melakukan ‘trial dan error’ (proses uji coba) serta terus belajar dan pantang menyerah.

No comments:
Post a Comment